Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran, Dr. Hassan Rouhani tiba di pulau Margarita, Venezuela, pada Jumat (16/7) untuk menghadiri sidang Gerakan Non Blok ke-17.
Kunjungan Rouhani ini akan mengakhiri kepemimpinan periodik GNB dan melimpahkannya kepada negara tuan rumah. Menurut rencana, Rouhani akan bertemu dengan mitra tuan rumah, Nicolas Maduro pada hari Jumat, waktu setempat.
Sidang GNB ini mengangkat slogan perdamaian, kedaulatan, solidaritas dan pembangunan dan digelar selama dua hari Sabtu-Ahad, di Venezuela. Rouhani juga akan berpidato pada sidang tersebut dan berunding dengan para pejabat tinggi negara-negara yang hadir.
Setelah Venezuala, Rouhani akan bertolak menuju Kuba atas undangan Presiden Kuba, Raul Castro. Kedua pihak akan membahas mekanisme perluasan kerjasama dan pengokohan hubungan Tehran-Havana. Tidak hanya itu, Rouhani juga akan menghadiri sebuah acara penandatanganan sejumlah kesepakatan kerjasama yang juga dihadiri mitranya Raul Castro dan pemimpin revolusi Kubo, Fidel Castro.
Di akhir safarinya ke benua Amerika, Rouhani akan berpidato pada sidang Majelis Umum PBB ke-71 di New York, Amerika Serikat.